Valentine: Debat Kusir Moral dan Kasih Sayang*
*Tulisan ini atas permintaan kang Boim, juga merespon Tristia Riskawati “Cokelatnya sekalian, Mas?” tanya pegawai Alfamart itu pada saya, kemarin siang. Saya perhatikan cokelat yang dia maksud: 3 batang Silverqueen yang diikat pita bekilau warna ungu. Saya gelengkan kepala singkat. Saya hanya menyodorkan sebotol air mineral dan sebotol susu. Saya membayar dua minuman itu dan lekas pergi. Saya bergumam, Valentine sudah datang ternyata. Pantas saja di Facebook sudah ada debat rutin antara kelompok pacaran dan moralis. Ketika yang pacaran heboh soal kegalauan atau rencana hari rayanya, moralis giat menebarkan tautan berisi lagu lama. Tautan itu berisi asal usul Valentine yakni tradisi Lupercalia yang merupakan pemujaan Dewa seks dan kesuburan bangsa Romawi. Kemudian dalil bahwa yang meniru perbuatan itu berarti bagian kaum itu. Tahun ini moralis punya amunisi baru: mereka kaitkan perayaan Valentine dengan sejumlah bencana di Sinabung, Manado, Jakarta, dan Kel...